Kesehatan seksual dan reproduksi remaja putri pengungsi Suriah di Lebanon: studi kualitatif dari perspektif penyedia layanan kesehatan dan pendidik

Latar Belakang:

Gadis pengungsi Suriah remaja di Lebanon diperkirakan mengalami risiko yang tidak proporsional dari kesehatan seksual dan reproduksi yang buruk, sebagian terkait dengan konflik dan pengungsian. Tujuan dari studi kualitatif ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi penyedia layanan kesehatan dan pendidik tentang determinan kesehatan seksual dan reproduksi dan perilaku mencari perawatan dari populasi yang rentan ini. Temuan penelitian akan menginformasikan intervensi kesehatan yang bertujuan untuk mengurangi pernikahan dini dan meningkatkan akses ke informasi dan layanan kesehatan seksual dan reproduksi.

Metode:

Wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus dilakukan dengan para pemangku kepentingan yang bekerja dengan gadis-gadis pengungsi Suriah remaja di daerah yang kekurangan sumber daya di Lebanon timur yang berbatasan dengan Suriah. Analisis data mengikuti prinsip analisis tematik Clarke dan Braun.

Hasil:

Peserta studi menganggap kehamilan remaja, infeksi saluran reproduksi, dan kekerasan berbasis seksual dan gender sebagai kebutuhan kesehatan populasi utama. Studi ini juga mengidentifikasi sejumlah faktor penentu kesehatan yang mempengaruhi struktural dan sosiokultural, termasuk pernikahan dini, ketidakberdayaan remaja, dan pelepasan laki-laki dari perawatan. Kerangka konseptual berdasarkan Model Perilaku Gelberg-Andersen untuk Populasi Rentan dikembangkan untuk menghubungkan faktor-faktor penentu ini dan memandu jalur untuk intervensi potensial.

Kesimpulan:

Intervensi kesehatan seksual dan reproduksi remaja di antara pengungsi Suriah di Lebanon harus mengadopsi pendekatan berbasis komunitas multi-cabang untuk mengatasi determinan kesehatan yang mendasari dan terlibat dengan pria dan orang tua remaja. Perhatian khusus harus diberikan pada bias penyedia dalam pengaturan perawatan kesehatan yang dapat diakses oleh remaja, karena ini mungkin mencerminkan ketegangan yang mendasari antara populasi tuan rumah dan pengungsi dan mencegah remaja mencari perawatan.

Kata kunci:

Kesehatan remaja; Kehamilan remaja; Pernikahan dini; Kesehatan global; kesehatan pengungsi; Kesehatan seksual dan reproduksi; Kekerasan berbasis seksual dan gender.